Showing posts with label Tips Mancing. Show all posts
Showing posts with label Tips Mancing. Show all posts

Mengatasi sengatan ubur-ubur laut

Posted by Triknya mancing ikan gede On Tuesday, September 27, 2011 0 komentar

Banyak sekali binatang laut yang memiliki bisa atau racun,dari racun yang tingkat rendah alias tidak begitu berbahaya yang biasanya hanya berakibat sesaat maupun racun golongan tingkat sangat berbahaya.Jenis-jenis hewan laut yang beraneka ragam seperti halnya aneka ragam hewan yang hidup di darat mempunyai perbedaan.Salah satu hewan laut yang berbahaya terhadap sengatannya adalah ubur-ubur,betuk fisik dari hewan ini begitu unik,sehingga orang awam yang melihat mahkluk ini tertarik untuk memegangnya atau menyentuhnya.Biasanya hal ini sering banyak terjadi di sekitar pantai yang banyak wisatawan.Mereka tidak tahu akibat bila tersengat ubur-ubur .Dampak yang paling terasa akibat sengatan binatang ini adalah rasa panas yang yang sangat kuat disertai nyeri pada tubuh yang terkena sengatan dampak yang paling parah bisa menyebabkan kematian ( terjadi pada sengatan ubur-ubur jenis tertentu yang sangat berbahaya ).Sedangkan luka akibat sengatan akan lama sekali untuk bisa sampai sembuh ( pengalaman penulis bisa mencapai 2 bulan lebih ) berikut tips langkah-langkah penanganan bila kita atau orang disekitar kita tersengat ubur-ubur laut, yang perlu dilakukan adalah:
  1. cepatlah keluar dari air untuk menghindari sengatan yang lebih banyak lagi
  2. langkah darurat siramkan air cuka 5% atau alkohol 40-70% atau bensin pada bagian tubuh yang terkena sengatan.bahan-bahan lain yang bisa mengatasi sengatan ini antara lain :
    • air jeruk lemon
    • amonia
    • baking soda
    caranya sama yaitu dengan cara menyiramkan bahan tersebut pada tubuh yang terkena sengatan.
  3. pertolongan selanjutnya bawalah ke dokter untuk mendapatkan perawatan secara medis.
Bila kita sudah tau dampak akibat sengatan hewan laut ini alangkah baiknya kalau memberikan langkah pencegahan,yaitu memberikan informasi kepada keluarga,teman,atau orang di sekitar kita untuk waspada apabila menjumpai mahluk air ini,terutama memberikan peringatan apabila ada orang akan mengambil atau memegangnya.Semoga informasi ini berguna bagi banyak kalangan terutama para mancing mania.

Memilih senar/line mancing

Posted by Triknya mancing ikan gede On Tuesday, August 30, 2011 0 komentar

Monofilament Line


Multifilament Line



Senar / Line adalah suatu tali terbuat dari bahan khusus yang digunakan untuk memancing dan menempatkan kail (hooks), pelampung (floats), timah (sinker) dan asesoris lainnya.

Ada 2 bagian senar yaitu main line dan hook line. Pemakaian senar disesuaikan dengan tujuannya, apakah untuk mencari ikan besar/kecil terutama di kolam. Diameter senar pun disesuaikan dengan besar kecilnya ikan yang kita inginkan. Hal pertama yang perlu diketahui dalam memilih senar adalah kualitas dari bahan senar tersebut yang masing-masing senar mempunyai ciri khas tertentu, dan biasanya senar yang baik kualitasnya pun relatif mahal.

Senar yang baik mempunyai mutu stabil. Dibuat dari bahan baku berkualitas, mesin yang baik dan dengan proses dan quality control yang baik pula. Kestabilan senar dimaksud adalah jika dibuat dengan quality control yang ketat seperti diameter, kekuatan (strength), kekuatan ikat senar (knot strength), perpanjangan senar pada saat ditarik (elongation), daya lentur (flexibility) dan ketahanan gesek (abrasion resistance)
I. Jenis-jenis Senar :

a. Monofilament : Senar dengan serabut (filament) tunggal, yang terbuat dari bahan dasar nylon. b. Multifilament : Senar dengan banyak serabut. Permukaan senar ini kasar, tidak sehalus senar dari bahan nylon dan banyak dipakai pemancing hobi dan biasanya digunakan untuk lomba.
II. Karakteristik Senar :

a. Kekuatan (strength) : Seberapa mampu senar dapat menahan beban. Tes kekuatan ini dilakukan dengan menggunakan universal testing machine dengan menarik senar sepanjang 50 cm dengan kecepatan tarikan 200 mm permenit, kemudian senar diuji sampai putus untuk melihat kekuatan maksimalnya.

b. Kekuatan Ikat Senar (knot strength) : Kekuatan ikat pada simpul, dimana senar akan putus disimpul. Umumnya kekuatannya diukur dengan pons (lbs) atau kg (kilogram). Tes kekuatan simpul dilakukan sama dengan tes kekuatan senar dengan membuat simpul pada tengah-tengah senar yang akan diuji, sampai senar putus pada simpul.

c. Perpanjangan Senar Pada Saat Ditarik (elongation) : Senar akan mengalami perpanjangan/mulur pada saat menarik beban, sampai titik maksimal dari senar itu tidak dapat mulur lagi. Tes dilakukan dengan menarik senar sampai titik maksimal senar akan putus.

d. Ketahanan Gesek (abrasion resistance) : Senar yang tidak mudah terkikis / abrasi apabila terkena batu karang, penuntun senar pada joran dan tempat jalannya senar pada ril. Tes dilakukan dengan menggesek senar sampai putus dengan menggunakan amplas berputar dan dihitung jumlah putarannya. Makin banyak jumlah putaran, menunjukkan senar semakin tahan terhadap gesekan.

e. Kelenturan (flexibility) : Resistensi senar saat ditekuk. Tes dilakukan dengan mengukur resistensi senar pada saat ditekuk. Makin besar resintensinya menunjukkan senar semakin kaku.
III. Kekuatan Senar Dapat Diukur Menggunakan :

a. Alat Pengetesan Senar : Memakai mesin khusus untuk tes senar yang keakuratan atau ketepatannya lebih baik dibanding manual (memakai tangan) karena senar di tes secara terperinci.

b. Secara Manual : Dilakukan dengan memakai suatu timbangan, kemudian senar ditarik (timbangan menunjukkan suatu angka) sampai senar tersebut putus.pojok pemula
IV. Macam-macam Kemasan Senar :

a. Commercial : Kemasan senar yang dijual untuk pemakaian yang lebih ekonomis dan kurang memperhatikan senar dibanding kemasan senar hobi. Biasanya pemakaian senar ini untuk mencari nafkah/keuntungan dan digunakan untuk keperluan nelayan membuat/menambal jala.

Senar komersial dibagi 2 yaitu :

- Senar bungkus : Senar gulungan tanpa spool dalam bungkusan plastik dengan informasi kekuatan (lbs), diameter (mm) dan panjang senar (m)

- Senar Pak : Kumpulan senar bungkus, yang dijual dalam bentuk pak ditimbang dengan berat 4,5 kg.

b. Hobi : Senar yang pemasarannya ditujukan pada pemancing hobi. Senar ini lebih mengutamakan kualitas seperti kekuatan dan diameter.

Senar hobi dibagi 2 yaitu :

- Senar Rol Meter : Senar gulungan dengan spool, dengan informasi kekuatan (lbs), diameter dan panjang senar.

- Senar Rol Berat : Senar gulungan dengan spool dan informasi kekuatan (lbs), diameter, panjang senar
IV. Penjelasan Senar IGFA Class :

IGFA (International Game Fishing Association) Class adalah peraturan standarisasi tentang senar. Sebagai contoh, apabila senar yang bertanda IGFA Class mempunyai kekuatan 10 kg, maka senar akan putus bila dibebani lebih dari 10 kg. Dibanding dengan senar lain yang tidak ada label IGFA Class kemungkinan senar tidak putus apabila dibebani melebihi 10 kg, bahkan juga senar akan putus di bawah 10 kg.Untuk mencapai sebuah rekor kelas tertentu, maka senar yang digunakan pemancing akan di tes kekuatannya sesuai klaim rekor. Semua senar yang berlabel ataupun yang tidak berlabel IGFA harus di tes untuk validasi senar yang digunakan.
V. Tips Memilih Senar :

Dalam memilih senar kita harus mengetahui terlebih dahulu tujuannya, apakah untuk tujuan komersil atau hobi. Apabila tujuan untuk komersil, maka memilih senar tidak serumit memilih senar untuk hobi. Berbeda dengan hobi, banyak hal harus diperhatikan dalam memilih, seperti ikan apa yang dicari, tipe memancing (troling, spinning dan lain-kain) untuk perlombaan / tidak, strength (kekuatan) dalam satuan lbs (pon) atau kilogram (kg) dan diameternya.
VI. Tips : Membedakan senar nylon dan fluorocarbon, dengan cara dibakar, untuk senar nylon api mau menyala dan untuk senar fluorocarbon api tidak bisa menyala.*rambe

Mancing monsternya ikan: Membuat lure sendiri untuk casting

Posted by Triknya mancing ikan gede On Friday, August 5, 2011 0 komentar

TEHNIK LEMPARAN/LONTARAN SAAT MEMANCING

Posted by Triknya mancing ikan gede On Monday, April 11, 2011 0 komentar

Teknik ini khusus ditujukan buat rekan MM yang menggunakan teknik memancing pancing tanpa pelampung. Lontaran harus jatuh pada titik yang kita inginkan. Lontaran yang mengarah sembarangan itu seperti mengoper bola ke arah yang tiada seorang temanpun yang menyambut.
Mula-mula atur pengangan tangan tepat pada gagang joran di mana ril duduk. Buka kawat pengaman ril (Bail Arm) dan tahan benang dengan jari telunjuk. Pegang joran tegak lurus searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan gerakan siku ke arah depan hingga benang tegak lurus dengan air, lalu ayunkan umpan ke arah belakang.
Bila ragu , gerakkan joran kembali kedepan. Kembali ayunkan umpan ke belakang dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala. Saat umpan terayun ke belakang, lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi anda tahan dengan jari. Bila gerakan dilakukan secara benar maka kita tak akan kecewa dengan hasil lontaran.
Untuk lemparan yang dekat kita cukup mengayunkan umpan saja tanpa sabetan joran, kemudian arahkan umpan ke tempat yang di tuju.
Tempat-tempat yang cocok dijadikan titik potensial (hotspot)untuk lemparan tergantung dari jenis dan karakteristik ikan.

Namun secara umum titik potensial lontaran seperti; tempat terdalam pada bagian empang / sungai, daerah kolam pada pertengahan yang terdapat pancuran air, daerah kolam pada tempat masuk atau keluarnya air juga daerah di mana terdapat patok penyangga pipa pancuran air.
Pinggir kolam / sungai yang dasarnya menjorok ke daratan atau yang banyak tanaman rambat yang menjuntai ke air. Dan masih banyak lagi ciri-ciri tempat yang baik untuk dijadikan sasaran lontaran

POSTED BY MIDEL

Entri Populer